Kamis, 05 Juni 2014

Mei 2014 - Trip ke KL dan Singapura Day 2 - 22 Mei 2014

Selesai sholat subuh...kami larut kembali dalam tidur...sampai akhirnya kami dibangunkan dengan suara percakapan orang di depan kamar hotel kami menginap.....kebetulan kamar hotel pesanan kami ini menghadap ke teras dan berada di lantai dasar....
Kami lihat jam sudah menunjukan sekitar jam 8 pagi waktu  kuala lumpur. kamipun terbangun, hanya berbekal cuci muka dan menggosok gigi, kamipun keluar dari kamar untuk menuju ke ruang makan untuk sarapan.
Sarapan yang disediakan berbagai macam menu yaitu ada roti canai dan bumbu kare, nasi goreng dan sosis goreng, roti dan berbagai macam selai, juz, buah dan minuman hangat seperti teh dan kopi.
Ruang makannya sangat cozy diarea teras hotel...jadi seolah-olah kami berada di beranda rumah.

Nuansa kamar di V'La Heritage hotel

Sarapan pagi dengan roti canai dan sosis

Suasana cozy ruang makan di V'La Heritage Hotel
Setelah mencoba berbagai sarapan khas hotel tersebut, kamipun kembali ke kamar untuk mandi dan bersiap-siap untuk plesiran di hari kedua kami di kuala lumpur ini.

Kami sudah rapih dan ready to go to plesiran di kuala lumpur.....
Oiya, dikarenakan malam ini kami akan melanjutkan ke Johor Bahru, maka kamipun melakukan checkout pagi ini dari hotel tersebut. Sekitar jam 10 pagi kami checkout dari hotel dengan membawa koper kami.
Tujuan pertama kami adalah ke KL Sentral. Kamipun berjalan menuju halte monorail bukit bintang untuk menuju terminal KL Sentral. Di KL Sentral kami titipkan koper kami di sebuah loker yang disewakan disana. Oiya, nogmong-ngomong tentang loker, di KL Sentral ini loker dapat disewakan dari RM5 - RM15, tergantung besar kecilnya bawaan kita. Dan loker ini peraturannya adalah sekali masuk kita bayar sesuai dengan ukuran barang-barang kita dan loker ini beroperasi hingga jam 12 malam. Jika hingga jam 12 malam tidak diambil, maka petugas loker akan mengeluarkan barang-barang kita. Loker di KL Sentral berada di lantai dasar dibelakang tangga berjalan yang menuju toilet. 

Halte Monorail Bukit Bintang berada di antara pertokoan sungai wang
Loker - loker sewa yang berada di KL Sentral
KL Sentral
KL Sentral Stasiun

Setelah kami menyimpan koper kami di loker, kamipun melanjutkan perjalanan kami menuju Batu Cave. Menuju Batu Cave ini, kami menggunakan transportasi umum yaitu LRT atau Rapid KL yang berupa kereta seperti MRT di Singapura yang menghubungkan dengan wilayah disekitar kuala lumpur dengan jarak yang pendek. Ada beberapa rute untuk menggunakan LRT ini. Dan untuk  menuju Batu Cave tersebut kami menggunakan LRT yang tujuannnya adalah KL Sentral - Batu Cave, jadi pemberhentian terakhir adalah Stasiun Batu Cave.
Rute LRT atau Rapid KL
Setelah membeli tiket dengan menggunakan mesin tiket yang sama dengan monorail seharga RM2/orang, kamipun menuju platform yang dituju yaitu Batu Cave, jangan sampai ikutan platform yang ke Putra yah...karena beda jurusan hehehehehe......
Gak berapa lama kereta commuter atau LRT pun datang, Alhamdulilah pas jam yang tidak padat, kamipun mendapatkan tempat duduk. Tempat duduknya gak jauh beda dengan kereta commuter kita,jadi saya gak sempet untuk mendokumentasikannya. Kurang lebih 45 menit perjalanan, kamipun sampai di stasiun batu cave. 
Oiya, mau sedikit informasi kenapa kami melakukan plesiran ke Batu Cave, Batu Cave itu adalah tempat wisata yang berupa tempat peribadatan umat hindu di kawasan Kuala lumpur ini, di Batu Cave ini ada patung dewa hindu yang sangat tinggi  dan juga pura tempat pemujaan yang berada di lorong gunung. Untuk mencapai pura di dalam gunung tersebut, kita harus menaiki sebuah tangga kurang lebih 300 anak tangga...melebihi tangga imogiri deh....
Dan mesti berhati-hati saat menaiki anak tangga tersebut, karena disepanjang anak tangga tersebut sering kita jumpai beberapa ekor monyet yang terkadang mereka suka jahil untuk mengambil barang-barang atau makanan yang kita bawa...kalau di Indonesia seperti di Pura Besakih.
Itu sedikit informasi mengenai Batu Cave....
Oke ...back to plesiran....kitapun sampai di stasiun Batu Cave, untuk menuju tempat wisata tersebut, kami hanya berjalan kaki menuju tempat wisatanya. Saat memasuki gerbang, kami disuguhkan sebuah patung dewa yang berwarna hijau dan juga kuil, kemudian kami berjalan kami menelusuri jalan yang kanan kirinya terdapat orang yang berjualan pernak-pernik dan juga oleh-oleh khas batu cave. Setelah berjalanan menelusuri penjual-penjual tersebut, barulah kami melihat patung dewa hindu yang sangatttttt tinggi dengan dipenuhi warna emas....kitapun berpoto-poto disekitar patung tersebut dengan banyaknya merpati-merpati yang berterbangan.....
Patung saat memasuki gerbang tempat wisata batu cave

Di Depan Patung Dewa Hindu

Bersama merpati-merpati


My Darl dan merpati-merpatinya

Kamipun melanjutkan untuk menaiki tangga yang banyak itu untuk menuju ke pura di dalam gunung...lumayan juga pegel dan ngos-ngosan...sempet monyet-monyet jail menganbil beberapa berbekalan kami, tapi tak apalah yang penting kami tidak diserang....lumayan serem juga dengan monyet-monyet itu....
Alhamdulilah....akhirnya kami sampai juga di dalam gua tersebut....
Pemandangan yang indah didalam dengan keremangan gua dan sedikit cahaya, menambah keunikan di dalam gua tersebut.
Di dalam Gua

Pura di dalam gua


Tinggi banget yah....tangganya....

Hiiii...diatas My Darl ada monyet nakal tugh...

Menuju pura di dalam gua

Hampir 1,5 jam kami berada di Batu Cave, itupun dikarenakan sahabat Malaysiaku yang bernama Ibu Jamilah menelpon, bahwa dia sudah menuju ke KL Sentral untuk bertemu dengan kami. Kamipun akhirnya kembali menuju ke KL Sentral untuk bertemu dengan Ibu Jamie.
Kurang lebih 45 menit perjalanan kami kembali ke KL Sentral dengan menggunakan LRT. Kami janji bertemu dengan Sahabat kami Ibu Jamie di sebuah restoran yang bernama Kennie Roger yang berada dalam area KL Sentral. Alhamdulilah...kami bisa bertemu kembali dengan beliau. Kurang lebih 1 jam kami saling bertukar cerita, akhirnya kamipun berpisah dengan membawa kesan yang mendalam. See you bu....
Menu pesanan kami di Kenny Rogers...ayamnya besar bingiiitttsss

Kami dengan Ibu Jamie

Saya dan Ibu Jamie
Setelah pertemuan dengan Ibu Jamie, kamipun melanjutkan plesiran kami di Kuala lumpur ini. Mengingat kereta api yang akan kami naiki nanti malam akan berangkat pada jam 12 malam. Jadi Kami masih ada kesempatan waktu sekitar 10 jam di kuala lumpur ini.
Plesiran selanjutnya adalah kami menuju ke Pabrik Coklat Beryl's yang terkenal di Malaysia ini. Ini merupakan produk coklat lokal buatan Malaysia, dengan jam buka dari jam 10:00 - 17:00 waktu setempat.
Untuk menuju kesana, kami menggunakan kembali KTM, KTM ini adalah semacam kereta Commuter line yang menghubungkan wilayah-wilayah bagian di Malaysia seperti shah alam, johor bahru yang merupakan wilayah luar kota yang berjarak jauh.
Rute KTM ini juga ada berbagai macam. Dan kami menggunakan rute KL Sentral - Seremban. Kami turun di Stasiun Serdang, dari KL Sentral hanya sekitar 5 stasiun dengan waktu perjalanan 30 menit. Untuk KTM ini tidak tepat waktu seperti halnya monorail ataupun LRT, karena jaraknya yang jauh, jadi kami menunggu cukup lama untuk menggunakan KTM ini. Akhirnya KTMpun tiba, kami naik sampai dengan di Stasiun Serdang, stasiun serdang ini persis seperti stasiun-stasiun pada umumnya di Indonesia. Dari stasiun serdang kami menggunakan taxi dengan harga tembak sekitar RM10 sekali jalan menuju ke Pabrik Coklat Beryl's. Disampainya disana kami langsung memborong beberapa kemasan coklat dari coklat tiramisu, coklat susu dll berbagai macam coklat deh dengan harga yang lebih murah dibanding dengan harga di toko-toko.
Sempat berpoto-poto sejenak didepan pabriknya, dengan maskot-maskot coklat.


Setelah puas memborong 2 kantong coklat belanjaan disana, kamipun kembali ke KL Sentral. KL Sentral ini memang pusat berpergian kami. Di KL Sentral kami lanjutkan lagi menuju ke Pasar Seni atau Central Market untuk membeli beberapa oleh-oleh cindera mata. Awalnya kami ragu untuk menuju ke sana, karena saat itu kuala lumpur sedang hujan. Tapi akhirnya kamipun menuju ke sana. Kami tetap menggunakan transportasi umum yaitu LRT. Kami hanya melewati 1 stasiun saja untuk sampai ke Pasar Seni. Sesampainya kami di stasiun Pasar Seni, kami tidak langsung menuju gedung pasar seni itu, tapi kami menuju ke arah Petaling Street terlebih dahulu. Petaling Street juga merupakan pasar kaki lima yang menjual berbagai macam oleh-oleh dengan harga yang murah. Kami menelusuri Petaling street dan menemukan beberapa oleh-oleh yang kami beli. Kemudian kamipun menuju ke Gedung Pasar Seni, di pasar seni kami sempat membeli beberapa oleh-oleh juga. Kami telusuri hingga ke bagian belakang gedung pasar seni. Keluar melalui gedung belakang pasar seni, kami melewati beberapa ruko dan akhirnya kami menuju ke Gedung Sultan AbdulSamad dan dataran merdeka. Disitu kami sempatkan untuk berpoto-poto sebentar, karena hujan masih rintik-rintik. Dikarenakan hujan, kamipun akhirnya memutuskan untuk kembali ke KL Sentral melalui jalan yang berbeda yaitu melewati jl.Tun Abdur Rajak dan juga Mesjid Jamee. Dan akhirnya kami kembali ke KL Sentral dari stasiun Mesjid Jamee, karena tempatnya yang  berseberangan.

KL Galery

Bangunan Abdul Samad di area Dataran Merdeka

Central Market atau Pasar Seni

KL Stasiun lama

Petaling Street

Setibanya di KL Sentral waktu sudah menunjukan sekitar jam 8 malam. Kamipun melakukan sholat isya yang dijama dengan sholat magrib.Oiya, disana kami sempat mandi juga, karena di KL sentral inipun tersedia tempat untuk mandi dengan harga sewa RM5 untuk mandi, RM7 untuk mandi + handuk. Jadi, kamipun sempatkan untuk mandi disana. Lumayan tempatnya bersih juga, tapi sayang penjaganya saat itu agak sedikit jutek...hadeh....tapi sudahlah...kami tak menghiraukannya, yang penting kami bisa membersihkan badan kami yang sudah mulai lengket. 
Setelah mandi dan mengambil koper kami di loker, kamipun menuju food court yang berada di lantai 3 KL Sentral. Kami disana menyempatkan dulu makan malam, di food court ini menjual menu - menu Malaysia seperti nasi lemak, nasi campur seperti nasi rames, chicken rice dan minuman. Jatuh pilihan kami ke menu nasi lemak dan teh tarik. Dan tidak mengecewakan, rasa nasi lemaknya enak banget, apalagi sambelnya. Setelah menyelesaikan makan malam kami di foodcourt tersebut, kami tidak langsung meninggalkan foodcourt tersebut, kami beristirahat dulu disana sebelum kami menuju ke peron tunggu kereta KTM Senandung Sutera yang berada dilantai 2, tidak jauh dari food court tersebut.

Menuju ke Foodcourt di KL Sentral Lt.3

Pintu masuk ke foodcourt KL Sentral

Suasana di foodcourt KL Sentral

Nasi Lemak di Foodcourt KL Sentral...ter nyata maknyus euy..
Sekitar jam 10 malam kamipun pergi meninggalkan foodcourt tersebut menuju peron tunggu kereta api. Sambil menunggu, saya sempatkan untuk mencharge HP saya di stop kontak yang disediakan disekitar peron tersebut. Oiya, sekedar mengingatkan untuk stop kontak ini, di usahakan kita membawa yang berbentuk kaki tiga, karena di Malaysia maupun Singapura, stop kontak mereka berbentuk kaki tiga. Sambil menunggu HP yang sedang di charge (kebetulan powerbanknya pun lowbat), saya berjalan-jalan disekitar peron yaitu ada kounter-kounter yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas Malaysia. Tiba-tiba saya mendengar...kok ada nama saya dipanggil-panggil, saat saya menengok ke arah suara yang memanggil....ternyata yang memanggil saya adalah Aries..teman kuliah saya dulu.....wah rasanya gimanaaaa gituuu.....senanggggg bangettttt....ketemu teman di negeri orang, sedangkan di negeri sendiri kami sudah lama banget gak ketemu....Akhirnya kamipun berpelukan dan ternyata dia pergi bersama rombongan teman-teman kantornya dengan tujuan ke singapura menggunakan kereta yang sama dengan kami berdua....wah jadi bagian cerita seru dan lucu kami selama perjalanan...
Dan sedikit cerita sebentar mengenai pertemuan saya dan teman kuliah saya, ternyata tidak hanya di peron tunggu saja kami bertemu dan berbarengan, ternyata pada saat kami naik keretapun, ternyata kami satu gerbong dengan rombongan kantor teman kuliah saya itu. Tau donk selama perjalanan di dalam kereta, kami jadi merasa seperti bukan di negeri orang, karena selain saya ngobrol-ngobrol dengan aries teman kuliah saya itu, sayapun akhirnya jadi akrab juga dengan teman-teman rombongannya aries tersebut, karena ternyata ini adalah perjalanan pertama mereka beramai-ramai ke negeri orang...dan dikarenakan saya sudah berpengalaman hehehehe so deh yah....akhirnya merekapun menanyakan mengenai checkpoint imigrasinya seperti apa dan malah sempat menanyakan rencana plesiran di singapura kemana saja....wah...wah...saya tiba-tiba jadi guide gini hehehehe....malampun kian larut dan obrolanpun makin sedikit....keretapun terus melaju...kamipun akhirnya tertidur untuk beristirahat.......meskipun sempat komplain dan agak sedikit kecewa juga dengan kereta apinya, karena ternyata kereta apinya tidak sebagus seperti yang terlihat di internet. Tapi yahhhh...apa mau dikata, karena kami sudah memesannya....
Okelah  kalau begitu ...kami pamit istirahat dulu yah.....karena perjalanan kereta ini masih memakan waktu sekitar 5 jam lagi sampai di Johor Bahru....jadi tunggu kami dicerita plesiran kami esok hari yah.....
Met istirahat.....

Ketemu Aries di KL Sentral
Kami berdua di kereta api

Oiya...untuk total budget hari kedua ini, kami hanya menampilkan transaksi-transaksi yang kami ingat, karena ada beberapa transaksi yang kami lupa catat...

Sewa Loker                                             RM  10
Naik LRT PP @RM4                              RM    8
Belanja Coklat Beryl's                              RM150
Naik KTM PP - lupa harganya                        -              
Naik Taxi PP @RM10                             RM  20
Naik LRT ke Pasar Seni @RM1,2           RM    2,4
Belanja oleh2                                                   -
Beli Air Mineral 1 botol                             RM    1,2
Naik LRT ke KL Sentral - lupa harganya         -
Bayar Sewa mandi di KL Sentral @RM5  RM 10
Makan malam  nasi lemak @RM5             RM 10
Minuman                                                   RM   5

Total keseluruhan                                       RM 216,6 x Rp.3.650 = Rp. 790.590


  


















Senin, 02 Juni 2014

Mei 2014 - Trip ke KL dan Singapura Day 1 - 21 Mei 2014

Alhamdulilah....akhirnya tiba juga hari-hari yang dinanti-nanti...hehehehehe....
Segala persiapan sudah dilakukan...sampai ke penukaran uang pun sudah dilakukan.
Rate saat ini adalah sbb:
1SGD = Rp.9.400
1RM = Rp.3.650
Kami tukar di Kounter Valuta asing di daerah blok M, namanya Valusindo di sekitar melawai.

Koper dan isinya sudah kami bereskan dengan pakaian kami.
Kami berdua sudah mengajukan cuti, sedangkan jadwal keberangkatan pesawat kami adalah jam 14.50 dari Terminal 3 Cengkareng. Jadi pagi-pagi kami sempatkan dulu untuk beres-beres rumah.
Setelah selesai beres-beres dan sarapan. Sekitar jam 10 pagi plesiran kamipun dimulai dengan menggunakan taxi menuju terminal lebak bulus untuk naik bis damri.
Tiba di terminal lebak bulus, bis damri sudah menunggu dan berangkat menuju ke Bandara Soeta sekitar jam 11:00.
Perjalanan menuju Bandara Soeta Alhamdulilah sangat lancar, kami tiba di Bandara Soeta sekitar jam 12:45.
Jadi masih ada waktu sekitar 2 jam untuk jadwal penerbangan kami.
Kami tidak melakukan check in di counter lagi, karena sudah kami lakukan melalui web check in dan juga tidak ada bagasi yang kami titipkan. Jadi kami langsung ke bagian boarding, tapi sebelumnya kami melakukan sholat terlebih dahulu karena sudah masuk waktu Dzuhur dan dikarenakan waktu ketibaan kami di Kuala lumpur sudah mendekati waktu magrib sekitar jam 18:30 waktu kuala lumpur, jadi kamipun sholat dengan menjamak waktu dzuhur dan ashar.
Setelah melakukan sholat kamipun masuk melewati boarding pass dengan melewati imigrasi terlebih dahulu. Check imigrasi indonesia lancar, dilanjutkan melewati boarding pass dengan membayar pajak bandara sebesar Rp. 150.000/orang. Sebelum kami masuk ke ruang tunggu, kami berencana untuk makan siang dulu di sekitar terminal 3 itu, jatuh pilihan kami di restoran bakso lapangan tembak, kamipun memesan makan siang kami 2 porsi bakso,1,5 nasi putih dan 2 air mineral. Setelah menyelesaikan makan siang, kamipun lanjutkan untuk masuk kedalam ruang tunggu. Kami masih mempunyai sekitar 1 jam sampai tibanya panggilan penumpang Airasia untuk masuk ke dalam pesawat.
Saat menunggupun kami lakukan dengan menggunakan fasilitas wifi gratis di Terminal 3 tersebut. Sedangkan suamiku sempat untuk tidur sejenak....lumayanlah tidur siang sekitar 1 jam hehehehe.....lagipula suasana ruang tunggupun agak lengang, mungkin karena bukan week end jadi tiidak terlalu padat orang-orang yang berpergian, hanya terlihat beberapa rombongan dari travel agent yang akan pergi umroh.
Suasana gate di terminal 3 Cengkareng
Gate untuk penerbangan jurusan Kuala Lumpurpun dibuka, kamipun siap-siap untuk mengantri masuk kedalam pesawat. Didalam pesawatpun banyak tempat duduk yang kosong, mungkin dikarenakan bukan peak season  yah.....
Pesawatpun Boarding tepat waktu sekitar jam 14:50 dengan aman...Alhamdulilah.....
Lama perjalanan kami sekitar 1,5 jam menuju bandara KLIA2 di Kuala lumpur. Selama perjalanan kami sempatkan untuk tidur....lumayanlah...hehehe...

Oiya cerita tentang ketibaan kami di Kuala Lumpur di Bandara KLIA2. Bandara ini adalah bandara baru, karena bandara sebelumnya untuk pesawat Airasia adalah di LCCT. Bandara KLIA2 ini baru mulai beroperasi tanggal 9 Mei 2014 ini, jadi ini adalah kesempatan pertama kami untuk mencoba bandara baru itu.

Sekitar jam 18:05 waktu kuala lumpur, kamipun tiba di Bandara baru KLIA2 dengan aman dan selamat....Alhamdulilah....
Oiya perlu dijelaskan, perbedaan waktu antara Indonesia - jakarta dengan kuala lumpur adalah 1 jam lebih cepat kuala lumpur. Jadi jika sesampainya kami di kuala lumpur sekitar jam 18:05 berarti sekitar jam 17:05 wib. Disana jam 18:05 masih kelihatan terang dan matahari sore masih terlihat.
Sempat kami dokumentasikan Bandara baru tersebut. Dan ini penampakan poto-potonya....
Tempat Boarding pesawat Air asia di Bandara KLIA2

Dari tempat boarding pesawat menuju pintu ketibaan

Suasana dan area menuju pintu ketibaan

Imigrasi Bandara KLIA2

Tempat pengambilan Bagasi

Suasana disekitar Bandara KLIA2

Di Bandara KLIA menuju Tempat tunggu bis
Sempat searching dahulu di Indonesia, kalau ingin menuju ke KL Sentral dari Bandara KLIA2 dapat menggunakan beberapa trasnportasi yaitu :
1. Kereta KLIA Express  - seharga RM35
2. Bus Skybus - seharga RM10
3. Taxi - seharga kurang lebih RM80

Kamipun memilih menggunakan Bis, karena harganya yang paling murah tentunya hehehehehe...
Oiya untuk menggunakan bis Skybus ini kita dapat memesan dengan berbagai cara yaitu :
1. Melalui online langsung di Airasia yang jadi satu dengan tiket pesawat harganya bisa lebih murah sekitar RM7
2. Melalui online tiket skybus dengan membayar online sebesar RM8
3. Membeli langsung melalui konter busnya di Bandara sebesar RM10.
Bisa dilihat di web sitenya skybus.com.my

Dari Bandara KLIA2 menuju counter skybus kami harus menelusuri dulu Bandara KLIA2 tersebut yang lumayan besar dan bagus bandaranya....tidak seperti Bandara LCCT yang dulu, bandara KLIA2 ini difasilitasi dengan counter-counter merk terkenal seperti vincci, gues, dll seperti layaknya di sebuah Mall...lumayan juga buat cuci mata hehehehehe....
Penunjuk informasi menuju counter skybus cukup informatif, jadi kami tidak perlu bertanya kepada petugas bandara.
Dan Counter tersebut berada di basement dengan menuruni tangga berjalan yang telah disediakan.
Seperti yang terlihat dalam poto-poto kami ini.

Penunjuk arah menuju skybus

Escalator menuju counter skybus
Ini dia counter skybusnya Counter no.2
Setelah kami menuruni eskalator, kamipun menuju counter 2 skybus untuk membeli tiket bis tersebut seharga RM10/orang.
Bis sudah menunggu di depan parkiran, kamipun langsung naik ke dalamnya dan duduk menunggu bis tersebut jalan menuju KL Sentral.
Tiket skybus

Skybus

Didalam skybus
Gak menunggu lama, bispun berangkat menuju ke KL Sentral yang merupakan terminal pusat di kuala lumpur.
Sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan kami menuju KL Sentral. Kami melewati litle india kuala lumpur yaitu pusat perbelanjaan bahan-bahan baju seperti di pasar baru. Dan gak lama kemudian tibalah kami di KL Sentral sekitar jam 19:00 waktu setempat, KL Sentral masih dipenuhi manusia yang hilir mudik,karena saat itu adalah jamnya pulang kantor bagi para pekerja, kamipun turun dari bis menuju ke halte monorail untuk melanjutkan perjalanan kami menuju hotel yang berada di sekitar bukit bintang.

Petunjuk menuju monorail

Di dalam monorail
Bukit bintang merupakan pusat kota dari kuala lumpur, yah...boleh dibilang seperti blokmnya....disana banyak sekali toko-toko dan mall-mall merk-merk terkenal. Dan disana sepanjang malam tidak pernah sepi, karena merupakan pusat perbelanjaan.
Kami naik monorail dari KL Sentral menuju monorail bukit bintang dengan seharga RM2/orang. Dengan platform yang menuju titiwangsa karena rutenya adalah KL Sentral - Titiwangsa. Dengan membeli tiket masuknya yang berupa token koin yang dapat dibeli melalui mesin seperti ATM.

Mesin tiket untuk monorail
Token Monorail
Sampailah kami di halte monorail bukit bintang, untuk menuju hotel kami yaitu hotel V'La Heritage Hotel, kami harus menelusuri dulu jalan, karena memang tidak ada taxi ataupun kendaraan angkot seperti di indonesia. Kurang lebih 50meter hotel kami dari halte monorail bukit bintang. Oiya pada saat melalui jalan menuju hotel kami itu, kami melewati Lt 10, Mall Pavilion dan Jl Alor yang merupakan pusat kuliner malam di kuala lumpur. Sampailah kami di penginapan kami. Kamipun checkin sebentar untuk menyimpan koper dan barang-barang kami, kamipun kembali keluar untuk mencari makan malam diluar hotel, karena waktupun sudah menunjukan sekitar pukul 20:00 waktu setempat. Tujuan pertama kami adalah Jl. Alor yang merupakan pusat kulineran. Kamipun mencari-cari makanan yang sesuai dengan selera kami, memang disepanjang jl.alor ini sisi kanan dan kirinya dipenuhi berbagai macam tempat makanan dari masakan india, melayu, cina, dari yang halal maupun yang haram dalam arti untuk muslim. Kamipun akhirnya mendapatkan makanan yang sesuai yaitu nasi goreng...hehehehehe...jauh-jauh ke kuala lumpur makannya nasi goreng juga...itupun dikarenakan suami saya yang ketakutan kalau makanan yang iya makan tidak halal. Kami menemukan tempat makan namanya D'Alor yang menjual berbagai macam jenis nasi goreng dan kebetulan penjual dan juga kokinya menggunakan jilbab hehehehehe.....
Ternyata nasi goreng yang kami pesan disajikan bersama dengan sambel, setelah kami coba ternyata rasa nasi gorengnya enakkkkk bangettt...ada rasa terasi dan tambahan ikan terinya ditambah dengan sambelnya yang enak maknyus...setelah kami tanyakan ke penjualnya ternyata itu namanya sambal belacan....recomended deh  pokoknya.....Minuman yang kami pesan adalah teh tarik...nah ini baru minuman khas malaysia....:) di total keseluruhan makan malam kami hari ini adalah RM18...murah juga kan hehehehe.....
Inilah poto-potonya...
Suasana di Jl Alor

Kami di Jl Alor

Penjual nasi goreng D'Alor -inshaAllah halal

Nasi goreng pesanan kami dan sambel belacan yang enak banget...
Kalau membahas Jl.Alor ini, untuk sekedar informasinya di Jl.Alor ini ada beberapa kuliner yang rekomended untuk di coba bagi seorang muslim seperti es mata kucing, roti susu, buah durian, chicken rice dan juga es krim turki..itu beberapa kuliner yang ada di jl.alor. 
Sayang saat kami kesana, kami tidak sempat mencobanya karena kami sudah merasa kenyang dengan seporsi nasi goreng belacan dan teh tariknya....next time kalau kami kesini lagi..kami akan coba beberapa kulineran andalan itu....

Setelah menyelesaikan makan malam kami, kamipun melanjutkan pleseiran malam kami ke daerah bukit bintang, karena tujuan kami adalah ke Suria KLCC untuk berpoto-poto di depan gedung menara petronas. Menuju Suria KLCC itu kami lakukan dengan berjalan kaki dari Jl. Alor lalu jl.Bukit Bintang yang berhadapan langsung dengan Mall Pavilion, sempet mampir dulu ke mini market untuk membeli air mineral seharga RM1,2, sampai di didepan Mall Pavilion kami sempat berpoto di air mancur mangkok kemudian dilanjutkan berjalan berbelok kiri disamping Mall Pavilion untuk menuju jembatan layang dan lorong yang menuju gedung menara petronas, ini adalah jalan pintas bagi pejalan kaki menuju petronas atau Mall suria KLCC dari arah jl.bukit bintang.

Air mancur mangkok di depan Mall Pavilion
Jembatan layang menuju KLCC Petronas

Lorong ber AC menuju KLCC Petronas
Kurang lebih 45 menit perjalanan kami menuju KLCC petronas melalui jembatan tersebut, cukup nyaman dan bebas polusi, karena ruangnya pun diberi AC. 
Finally kamipun sampai disuria KLCC, kami menuju ke bagian taman belakang petronas dan kamipun sempat berpoto-poto di sekitar petronas tersebut.
Sedikit penjelasan....Suria KLCC adalah sebuah mall yang berhadapan dan juga berhubungan langsung dengan menara petronas. 
Menara Petronas



Setelah puas kami berpoto-poto di sana, kamipun kembali ke tempat penginapan kami dengan menggunakan jalur yang sama. Dan sesampainya di penginapan kami bersih-bersih dulu dan kemudian kamipun tidur untuk beristirahat...untuk menyiapkan badan kami kembali untuk beraktifitas plesiran esok harinya...

Ditunggu plesiran hari kedua kami di kuala lumpur yah......

Intermezzo....................................
Mengenai penggunaan HP di Kuala lumpur.
Berhubung HP kami berdua lupa untuk menggunakan yang unlimited dan tidak menghubungi dulu provider di indonesia, jadi untuk komunikasi kami menggunakan sementara provider telekomunikasi di kuala lumpur, kami hanya cukup membeli 1 simcard saja yaitu dengan menggunakan provider DiGi.
Untuk Blogger yang ingin berpergian keluar negeri diharapkan bagi pengguna Blackberry untuk mengisi pulsa dengan fasilitas unlimited, biasanya akan diberikan bebas roaming selama 3 hari, itu pengalaman yang pernah saya lakukan. Sedangkan untuk HP android diusahakan juga untuk paket unlimited.
Untuk cara mengaktifkannya bisa langsung tanyakan ke provider masing-masing simcard tersebut.
Selamat berpergian...........


Total pengeluaran Day1 :
Taxi Rumah - Terminal Lbk Bulus                                Rp.  50.000
Damri 2 orang @Rp.30.000                                        Rp.  60.000
Pajak Bandara 2 orang @Rp.150.000                         Rp.300.000
Makan Siang di Soeta                                                  Rp.  90.000
Kopi di Ruang tunggu Soeta                                         Rp.    5.000
Skybus 2 orang                        RM 20 x 3650     =      Rp.  73.000 
Monorail 2 orang                      RM   4 x 3650     =      Rp.  14.600
Makan Malam di Jl.Alor KL     RM 18 x 3650     =      Rp.  65.700
Air Mineral 2 botol                   RM   3.2 x 3650  =      Rp.  11.680
Beli Provider telpon DiGi          RM 25x 3650      =      Rp.  91.250

Total   keseluruhan  Rp.761.230