Selasa, 14 Juli 2015

November 2014 - Jelajah Sukabumi Part 2 - Pantai Loji dan Vihara Dewi Kwan Imm

Yuuuuukkkk.....Plesiran lagi......
Masih cerita sekitar plesiran di sukabumi nih...

Kali ini hanya kami berdua plesiran ke Sukabumi.
Tujuan kami sekarang adalah ke Pantai Loji dan Vihara Dewi Kwan Imm.
Kami dapat info mengenai daerah tersebut dari internet.Yang katanya tempatnya bagus, tapi sayang kurang perawatannya.

Tibalah hari yang di nanti -nanti.
Pagi-pagi sekitar jam 6 pagi, kami berangkat menuju Bogor menggunakan motor. Hanya sekitar 1 jam kami sudah tiba di Bogor di kediaman orangtua suamiku yang tinggal di Bogor. Kami titipkan motor di rumah tersebut. Kemudian kami lanjutkan menuju ke terminal Baranangsiang dengan menggunakan angkot 09. Setiba di Terminal Baranangsiang, kami langsung menaiki Bis MGI warna biru tua dengan 24seat jurusan Bogor - Pelabuhan Ratu dengan harga tiket saat itu sebesar Rp. 35.000/orang.
Tidak lama menunggu, bispun berangkat menuju ke arah Pelabuhan Ratu.
Alhamdulilah perjalanan lancar, mungkin karena masih pagi dan bis tersebutpun ternyata tidak melewati pasar curug yang terkenal macetnya. Perjalanan kurang lebih 3 jam kami telah sampai di jalan Bag bagan dengan ikon nya adalah jembatan kuning ke emasan. Dan didepan jembatan tersebut tertulis penunjuk arah menuju Pantai Loji dan Vihara Dewi Kwan Imm.
Untuk menuju ke Pantai Loji dan Vihara tersebut, kami diharuskan menyewa sebuah angkot, karena tidak ada angkot yang langsung menuju ke pantai tersebut.
Akhirnya setelah tawar menawar kamipun mendapatkan harga angkot PP sebesar Rp. 100.000.
Jalan menuju ke arah pantai loji dan Vihara tersebut sangatlah jelek, karena jalannya berbatu-batu, melewati perkampungan penduduk dan pertambangan batubara dan juga perbukitan dan hutan kanan kiri yang sepi penduduk.
Gak kebayang kalau kami tiba malam hari, mungkin gelap sekali yah...tempat ini.
Agak sedikit underestimate sih....bener gak sih jalannya lewat sini dan jangan-jangan kami salah jalan...hehehe.....
Bisa dilihat gambarnya di poto yang sempat kami dokumentasikan.
Jalanan yang dilalui
Pantainya menyatu dengan jalan yang kami lalui

Setelah kami melalui jalanan yang berbatu dan kurang lebih perjalanan sekitar 1 jam dari jembatan kuning tersebut. Akhirnya kamipun sampai ditempat tujuan kami yaitu Pantai Loji dan juga Vihara Dewi Kwan Imm.
Vihara tersebut berada persis di depan pantai Loji.
Saat kami pertama melihat kami sempat terpana dengan Vihara tersebut. Kami disambut dengan kepala naga yang berjumlah 7 kepala dengan ekornya mengelilingi tangga sampai tangga teratas.
Sedikit saya gambarkan suasana di Vihara tersebut. Dimana sebelah kanan pintu masuk kepala naga tersebut, ada sebuah tempat seperti pura di Bali, sedikit menaiki tangga ada sebuah tempat lagi dengan patung budha kecil. Dan perjalanan menaiki tanggapun berlanjut, sampai akhirnya kami melihat sebuah kuil dengan pemandangan yang sangat indah menuju ke pantai Loji dan lautan Samudera Hindia.
Disini kami puas sekali dengan pemandangan yang sangat indah tersebut.
Setelah puas berpoto-poto di kuil tersebut.
Perjalanan menaiki tanggapun berlanjut, kami melihat beberapa tempat pertapaan padepokan Eyang Semar dan juga Prabu Siliwangi, kemudian kami pun berlanjut menaiki tangga paling atas terdapat rumah yang berbentuk pendopo untuk Dewi Kwan Imm dan juga rumah untuk Ratu Pantai Selatan.


Tangga Masuk ke Vihara

Sebelah kanantangga masuk seperti pura di Bali

Tangga dengan gambar ekor naga

Sebuah Lonceng besar di pelataran Vihara Dewi Kwan Imm

Pelataran Vihara dengan gaya India dan terdengar pula musik2 India

Pemadangan pelataran menuju ke Samudera Hindia

Padepokan Prabu Siliwangi
Kurang lebih 1,5 jam perjalanan kami menelusuri tangga tersebut sampai ke tingkat tertinggi.
Setelah beristirahat sebentar di sebuah kantin yang berada di tengah-tengah kuil tersebut, kamipun berlanjut menuruni tangga yang kurang lebih sekitar lebih dari 500 anak tangga.

Sampailah kami akhirnya di bawah. Sejenak kami beristirahat kembali sambil menunaikan sholat dzuhur dan ashar.Kami beristirahat di sebuah warung-warung kecil disekitaran Vihara tersebut yang agak menjorok ke pantai Loji.Sambil menikmati sepoi-sepoi angin laut.

Setelah kelelahan kami menaiki tangga terbayar, kamipun berlanjut menyusuri pantai Loji. Pantai yang indah dan bersih dengan pasir hitamnya dan batu-batu karang yang besar-besar.
Sayang sekali pantai tersebut tidak dipelihara dengan baik. Pantainya sangat sepi, kebanyakan pengunjung yang datang adalah pengunjung yang khusus berkunjung ke vihara teserbut, jadi mereka sekalian menikmati pantai loji tersebut.

Pantai Loji yang berpasir hitam dan bersih
Setelah kami puas berpoto-poto di pantai tersebut, sambil menunggu jemputan angkot yang kita sewa, kami beristirahat di sebuah warung di sekitaran pantai tersebut.
Tidak terasa, kamipun ketiduran sebentar karena terlena oleh angin pantai yang semilir.
Dan angkot sewaanpun tiba. Kamipun akhirnya kembali ke tempat awal kami tiba yaitu Jembatan Kuningan Bag-bagan untuk melanjutkan perjalanan kami menginap di kota Sukabumi.

Menuju sukabumi, kami menggunakan bis MGI jurusan Pelabuhan Ratu Sukabumi dengan harga tiket Rp.25.000/orang dengan lama perjalanan 1,5 jam.
Setibanya di terminal kota Sukabumi, perjalanan kami lanjutkan dengan menggunakan angkot ke arah pusat kota untuk makan malam.
Setelah makan malam selesai , kamipun menuju hotel tempat kami menginap yaitu Hotel Varista dengan biaya penginapan semalam Rp. 300.000. Selesai bersih-bersih badan, kamipun beristirahat untuk mengumpulkan tenaga kembali, karena besok kamipun akan kembali lagi ke Bogor.


































Senin, 20 April 2015

Juli 2014 - Jelajah Sukabumi Part 1 - Selabintana hari kedua

Pagipun tiba...
Setelah kami menikmati tidur kami dipenginapan Selabintana...oiya nama penginepannya adalah Pondok Idaman. 
Kalau dari resort Selabintana, penginapan kami ini sebelum resort tersebut.
Jadilah pagi ini, kami berencana untuk berkunjung ke resort selabintana. Kami hanya menggunakan angkot dari depan penginapan dan diantar langusng di depan resort Selabintana tersebut.
Resort Selabintana inipun selain penginapan, disanapun ada fasilitas kolam renang, perkebunan bunga dan juga halaman yang yang sangat luas seperti kebun raya.
Untuk masuk kedalam, kami dikenakan biaya Rp.1000/orang. Setelah membayar biaya retribusi tersebut, kamipun sekeluarga masuk kedalam resort selabintana tersebut.
Tempat yang lumayan enak untuk penginapannya, dengan gaya minimalis. Sepertinya penginapannya baru selesai direnovasi.
Kamipun berjalan menuju kebun raya selabintana. Disana ternyata sudah banyak pengunjung yang datang, malah sudah ada juga yang duduk-duduk ditikar yang disewakan. Selain itu disanapun terdapat beberapa penjual seperti penjual jagung bakar, bakso, balon dan juga souvenir khas sukabumi.
Kami terus menyusuri keliling kebun raya selabintana tersebut dan sebentar-sebentar istirahat untuk mengistirahatkan kaki dan juga orangtua kami yang kelelahan sambil mencoba jagung bakar.

Kebun raya Selabintana

Selabintana Resort yang minimalis

Kebun bunga selabintana. Kaktus yang lucu-lucu...tanaman ini bisa untuk dibeli juga.

Beberapa bentuk jualan khas sukabumi

Setelah puas berkeliling kebun raya selabintana. Kamipun kembali ke penginapan dan kami sempatkan dulu untuk bersantap sarapan bubur ayam yang terkenal di sukabumi yaitu bubur ayam bunut.
Setelah puas sarapan pagi dengan bubur ayam dan nasi kuning khas sukabumi, kamipun kembali ke penginapan untuk istirahat dan mandi.

Perjalanan pulang kami ke bogor masih sekitar pukul 15.30 sore. Jadi kami sempatkan dulu untuk beristirahat di penginapan sambil menunggu waktu checkout jam 12.00 siang.

Waktu checkoutpun tiba. Kami bersiap-siap untuk menuju ke stasiun dengan menyewa angkot kembali.
Tapi sebelum ke stasiun, kami sempatkan dulu untuk mampir membeli oleh-oleh khas sukabumi yaitu kue Mochi Lampion yang berada di jalan GG. Kaswari.
Kami membeli beberapa rasa yaitu mochi rasa keju kacang, coklat keju, keju, wijen dan duren.

Mochi Lampion - oleh-oleh khas sukabumi

Berbagai macam rasa mochi lampion

Setelah membeli oleh-oleh, kamipun kembali menuju ke stasiun kereta api sukabumi. 
Sambil menunggu kereta datang, kami duduk di peron menikmati bangunan tua dari stasiun sukabumi tersebut.
Dan keretapun datang tepat waktu. Kamipun naik dan kembali menuju perjalan pulang.

Bye-bye Sukabumi....Tunggu cerita seru kami lainnya di sukabumi...

Juli 2014 - Jelajah Sukabumi Part 1 - Selabintana hari pertama

Hai blogger...setelah sekian lama gak aktif...
Yuk ah nulis-nulis lagi cerita plesiran kita nih....

Setelah terakhir cerita plesiran kita keliling Malaysia dan Singapura...
Sekarang kita mau cerita plesiran kita di sekitaran Indonesia saja, tepatnya sih sekitaran jawa barat yaitu Sukabumi.

Deket banget yah dari Jakarta apalagi dari depok, tempat kita tinggal.
Gak apa2 deh yang penting ada cerita plesiran kita.

Cerita plesiran Sukabumi ini ada 2 kali plesir yaitu 
Pertama - Wisata kuliner dan menginap di Selabintana
Kedua - Jelajah Pantai Loji dan Vihara Dewi Kwan Imm

Nah untuk kali ini kami akan bercerita mengenai Jelajah Sukabumi Part 1 yaitu menelusuri kulineran Sukabumi dan menginap di Selabintana.
Dan kamipun tidak pergi hanya berdua saja, tapi kami pergi rame-rame dengan keluarga besar kami.

Dikarenakan pergi bersama keluarga besar, jadi jauh-jauh hari kami sudah menyiapkan tiket kereta api perjalanan Bogor (Paledang) - Sukabumi. Tapi dikarenakan saat kami pergi itu pas musim liburan lebaran, akhirnya kami hanya mendapatkan tiket kereta api kelas Ekonomi AC seharga Rp.20.000/orang.

Kenapa pilihan kami menggunakan kereta api, karena kami tidak mau berkutat dengan kemacetan saat menuju ke Sukabumi nanti, apalagi ini pertama kalinya kami membawa bapak kami yang semenjak sakit tidak boleh bepergian jauh untuk dapat berpergian jauh dari rumah ke Sukabumi.

Dan waktunyapun tiba kami berangkat ke Sukabumi. Kami berangkat dari Bogor, karena sebelumnya kami sudah menginap terlebih dahulu di rumah nenek kami di Bogor. 
Kami berangkat dari stasiun Paledang yang berada di seberang jalan stasiun Bogor atau tepatnya di belakang Matahari Departemen Store.
Dengan jadwal keberangkatan jam 13.30 dan tiba jam 15.30. Hanya 2 jam perjalanan.
Selama perjalanan 2 jam itu, kami disuguhi pemandangan yang sangat indah, hamparan sawah yang menghijau. Kondisi kereta api meskipun dengan menggunakan fasilitas ekonomi tapi lumayan juga kondisinya bersih dan dingin.
Kondisi Kereta Ekonomi AC - lumayan nyaman untuk orangtua

Pemandangan sepanjang jalan perjalanan Bogor - Sukabumi

Setelah perjalanan 2 jam, kamipun sampai di Stasiun Sukabumi.Sesampainya diSukabumi, kami langsung mencarter angkot untuk menuju ke penginapan kami di Selabintana. Setelah tawar menawar, akhirnya kami mendapatkan harga yang lumayan murah yaitu Rp.50ribu.
Cuss kamipun menuju ke selabintana dengan menggunakan angkot sewaan.
Ternyata jarak stasiun sukabumi ke selabintana tidak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 45 menit kamipun sampai di penginapan kami di Selabintana.
Penginapan yang sejuk dan cozy
Udara yang sejuk dan penginapan yang asri membuat kami merasa betah untuk menginap dan berjalan-jalan di selabintana tersebut.
Setelah beristirahat sejenak dan melakukan sholat. Kamipun berjalan-jalan keliling penginapan. Dan sempet kami berkeliling ke arah pusat kota sukabumi, karena jarak selabintana dengan pusat kotanya tidak terlalu jauh. Kamipun sempat mencoba beberapa jajanan kuliner seperti sekoteng dan juga kebab turki.
Setelah puas berkeliling pusat kota sukabumi, kamipun kembali ke penginepan kami dengan sekali naik angkot seharga Rp. 4ribu.
Malampun tiba. Kamipun mengeluarkan perbekalan kami, biasa kalau sama orangtua biasanya kami sudah disiapkan makanan yang berlimpah ruah. Menu sederhana oseng-oseng kacang panjang, sambel goreng, tempe dan ayam gorengpun siap kami santap. Setelah kami makan malam, kamipun mengobrol-ngobrol bareng seru sekali......
Sampai akhirnya tibalah waktu tidur. Kami semuapun tertidur dengan mimpi yang indah dengan semilir angin dingin pegunungan.
See u tommorow.....

Rabu, 11 Juni 2014

Mei 2014 - Trip ke KL dan Singapura Day 4 - 24 Mei 2014

Setelah istirahat semalaman di hotel 85 Garden Beach dan sarapan pop mie yang dibeli dari Johor bahru  + Roti yang dibeli di stasiun MRT Kranji kemarin dan juga minuman hangat yang disediakan oleh Hotel....kamipun  membereskan barang-barang bawaan kami, karena hari ini adalah hari terakhir plesiran kami...karena nanti malam kami akan kembali ke Jekardah..Indonesia...negeri kami tercinta hehehehehe...
Sekitar jam 10 pagi kami checkout, tapi sebelumnya kami menitipkan koper dan tas-tas kami lainnya ke resepsionis hotel tersebut. Setelah diberikan tanda terima penitipan barang, kamipun keluar ke hotel menuju ke MRT Bugis.
Dikarenakan pesawat kami berngkat nanti malam sekitar jam 9.25 malam dan harus checkin 2 jam sebelumnya sekitar jam 7 malam, jadi kami masih ada waktu sekitar 9 jam untuk keliling kota Singapura.
Jadwal plesiran kami yang pertama adalah ke Sentosa Island, karena disana kami bisa plesiran ke Pantainya dan Universal Studio. Dari MRT Bugis kami menuju ke Harbourfront dengan berpindah MRT di Outram Park kemudian dilanjutkan ke harbourfront.
Di Harbourfront kita bisa ke arah vivo city kemudian naik monorail sentosa express ke pulau sentosa. Di Harbourfront kita sempat keliling dulu di sekitar Vivo city.
Vivo City

Vivo city

Setelah puas berkeliling di vivo city dan berpoto-poto, kami lanjutkan tujuan plesiran kami menuju ke Pulau Sentosa. Untuk menuju pulau sentosa kami harus menaiki monorail  sentosa express dengan membayar SGD4/orang. Saat itu banyak sekali orang yang akan menuju Pulau Sentosa, mungkin karena pas week end juga yah, kita harus mengantri dulu untuk monorail. Setelah mengantri lumayan lama....kamipun akhirnya menaiki monorail. Di Pulau Sentosa ini terdapat 3 tujuan wisata yaitu :
  • Waterfront Stasiun yang merupakan tempat Resort World dan Universal Studio
  • Imbih Stasiun yang merupakan tempat patung Merlion di pulau sentosa
  • Beach Stasiun yang merupakan pantai - pantai yang berada di pulau sentosa, salahsatunya ada pantai Siloso
Kami menuju ke Beach stasiun terlebih dahulu yang merupakan stasiun treakhir untuk mengexplore pulau sentosa. Kamipun turun di Beach Stasiun. Ternyata di Beach stasiun ini lagi ada acara perlombaan lari. Jadi suasana di pantai ini sangatlah ramai. Kamipun berjalan sekitar 2 km dan akhirnya kami menemukan logo pantai Siloso, kami sempatkan dulu untuk berpoto-poto disana. Kemudian kami kembali lagi ke stasiun untuk menuju keUSS, tadinya kami mau mampir dulu di Imbih, tapi mengingat waktu juga, akhirnya teruskan untuk turun di waterfront stasiun menuju ke USS. Hanya sekitar 5 menit perjalanan, kami tiba di stasiun waterfront dan keluar menuju USS...yeeaahh...ini kali ke 2 saya ke USS. Kami hanya keliling di luar USS, kami tidak masuk kedalam, karena mengingat waktu juga.
Monorail Sentosa Express

Peta Lokasi Pulau Sentosa
Kita di USS

Setelah puas berkeliling di sekitar USS, kamipun kembali ke Harbourfront menggunakan monorail. 
Dan tujuan kami berikutnya adalah ke Orchard Road yaitu pusat perbelanjaan terbesar di Singapura, kata orang sih...belum ke singapura kalau tidak mampir ke Orchard road. Dari MRT Harbourfront kami menuju ke Dhoby Ghaut kemudian berpidah ke line merah ke arah MRT Orchard. Kamipun keluar menuju ke Lucky Plaza, karena kami ingin makan siang dulu di sana. Kami menuju basement di lucky plaza yang terdapat food hallnya. Kami memesan ayam goreng penyet dan juga nasi campur yang seperti nasi padang. Dilucky plaza ini adalah memang tempat favorit wisatawan Indonesia untuk makan disini, karena menu-menunya banyak yang sangat familiar oleh lidah orang Indonesia.
Setelah kami menyelesaikan makan siang, kamipun sempatkan untuk membeli oleh-oleh di lucky plaza ini. Di Lucky Plaza ini pusat penjualan barang-barang murah, kami sempatkan beli parfum yang harganya lumayan murah. Kemudian Kami sempatkan dulu berjalan-jalan disepanjang Orchard, Takashimaya di Mall Nge Ann City, Ion Orchard dan Isetan. DiIon Orcahrd kami sempatkan untuk mencoba Ice Cream 1Dollar...inilah adalah Es krim terkenal di Singapura. Belum afdol kalau ke singapura belum mencicipin es krim 1 dollar. Dan Biasanya penjualnya adalah seorang bapak-bapak tua yang kita sebut "uncle". Es Krim 1dollar ini banyak macam rasanya ada rasa coklat, strawberry, duren, dll. saya dan suamipun mencoba rasa duren. Hmmm....rasanya lezat sekali....hilang sudah kepenatan kami hari ini hehehehehe.....
Orchard Road

MRT Orchard Road

Ice Cream 1$

Si Uncle penjual Ice Cream 1$
Setelah sempat beristirahat duduk di pedistrian sekitar Orchard yang sejuk...kamipun melanjutkan untuk menuju ke Garden By The Bay. Menggunakan MRT dari Orchard menuju Marina Bay sand di jalur yang sama. Kemudian di lanjutkan menggunakan MRT menuju ke Bayfront.
DI Bayfornt kami langsung keluar di gedung Marina Bay Sand. Kemudian kamipun keluar dari Gedung Marina Bay Sand menuju ke Garden By the Bay. Disana kami disuguhkan taman kota yang sangat indah dengan bangunan yang berbentuk pohon. Kamipun menyempatkan untuk berpoto-poto di taman tersebut. Setelah berpuas berpoto-poto di Garden By the bay, kami kembali masuk ke dalam Gedung Marina Bay Sand. Puas berkeliling di Gedung tersebut yang merupakan terdiri dari Mall dan hotel, kamipun berjalan kaki menuju ke arah Patung Merlion yang berada di seberang gedung Marina Bay Sand dengan mengelilingi sungai  Singapura River. Berjalan-jalan disekitar Marina Bay sand ini disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah.
Mall di dalam gedung Marina Bay Sand

Jembatan menuju Garden by the bay

Taman di sekitar Garden By the bay

View ke arah MBS...nice view

Dan akhirnya dikarenakan jam sudah menunjukan waktu pukul 4 sore kamipun akhirnya kembali ke arah Bugis street untuk menuju ke area Arab street  untuk melakukan sholat Dzuhur dan Ashar.
Setelah kami selesai melakukan sholat kamipun menuju ke hotel kami yang berada di Beach Road gak jauh dari Arab Street. Kami melewati gang yang bernama Haji Lane, disana kami menemukan sebuah keunikan yaitu gang yang berisi dengan sederatan caffee yang temboknya di hiasi dengan berbagai macam lukisan yang indah. Kamipun tidak menyia-nyiakan waktu untuk berpoto di sekitar haji lane tersebut.

Mesji Sultan di Arab Street

Sekitar Arab Street

Haji Lane dengan sisi terbaik

Dan finnaly...kamipun sampai di hotel kami untuk mengambil barang-barang yang kami titipkan tersebut. Kami berjalan menuju MRT Rochor untuk menuju ke Airport Changi yang satu jalur dengan MRT Bugis yaitu jalur hijau, tapi kami sempat pindah kereta di interchange Tanah Merah, kemudian berlanjut ke arah Changi sekitar 45 menit. Di Changi kami diberi petunjuk yang sangat informatif menuju ke penerbangan kami yaitu tiger Air yang berada di Terminal 2.

Dari MRT menuju Bandara Changi

Terminal 2 Changi

Menuju Boarding room
Setelah kami melakukan Checkin dan check baggage, kamipun tidak langsung masuk ke ruang boarding. Kami sempatkan untuk membersihkan  badan dan menukar pakaian kami dan makan malam di MC Donald. Kami masih ada sekitar 1,5jam sebelum boarding, jadi kami masih bisa jalan-jalan disekitar Changi. Bandara Changi sangatlah tidak membosankan karena Bandara ini difasilitas berbagai macam fasilitas seperti counter-counter merk terkenal, fasilitas internet gratis, tempat pijat, dan lain-lain.
Setelah kami puas menikmati fasilitas di Changi ini, akhirnya panggil untuk boardingpun tiba. Kamipun bersiap -siap untuk masuk ke dalam pesawat yang membawa kami kembali ke Jakarta...Indonesia....
Tepat jam 9.25 pesawat kamipun terbang menuju ke Jakarta...bye bye Singapura....
Alhamdulilah kami sampai di Bandara Soeta jam 11 malam. check imigrasi dan ambil bagasi, kamipun pulang ke rumah kami dengan selamat.....

Tunggu kami di cerita plesiran kami yah.......


Budget kami hari ini
MRT menuju Harbourfront @SGD2                                   SGD4
Jajan Old Chang kee + air mineral                                      SGD10
Beli Garret Popcorn 2                                                        SGD16
Tiket Sentosa Express 2                                                     SGD8
Makan siang di Lucky Plaza 2                                            SGD18
Ice Cream 1$  2                                                                 SGD2
Belanja oleh2 di Orchard                                                    SGD80
MRT ke Orchard 2                                                             SGD3,2
MRT ke MBS - Bayfront 2                                                 SGD3,2
MRT ke Bugis Street 2                                                        SGD2,4
MRT ke Changi 2                                                                SGD4,8
Makan di MC D Changi 2                                                   SGD12
Belanja oleh-oleh di Changi                                                 SGD20
                                                                                  Total SGD183,6 x 9.400 = Rp.1.725.840
Damri ke Lebak 2                                                               Rp. 60.000
Taxi dari Lbk Bulus ke Rumah                                             Rp. 50.000
Beli nasi goreng Bakmi GM 2                                              Rp. 90.000
                                                                                  Total Rp.200.000                             

Total keseluruhan                                   Rp. 1.925.840












                                                                      
                                    
    

Jumat, 06 Juni 2014

Mei 2014 - Trip ke KL dan Singapura Day 3 - 23 Mei 2014

Keretapun terus melaju...dan kamipun larut sejenak untuk beristirahat...dan tiba-tiba kami dibangunkan dengan suara "Checkpoint Imigration...please to exit from train, take all your belongings"....kami semua sempet kaget sesaat dan segera menyiapkan diri untuk pelan-pelan mengambil barang-barang kami dan turun dari kereta.
Ternyata kami sudah sampai di checkpoint imigration Johor Bahru, saya sempet lihat jam dan waktu menunjukan pukul 6:05 waktu Johor Bahru...wahhh...gak berasa yah perjalanan 6 jam kami dikereta...padahal kami rasanya baru sebentar terlelap.....dan kami sudah tiba di Johor Bahru....
Di checkpoint Imigrasi Johor Bahru, kami berpisah dengan aries dan rombongannya, karena mereka akan melanjutkan ke woodland untuk menuju ke Singapura. Sedangkan saya dan suami menuju pintu keluar dari stasiun menuju loby JB Sentral.
Wah rasanya badan ini masih ngantuk, tapi kami harus melanjutkan perjalanan kami. Kami melakukan sholat subuh dulu dan sempatkan untuk sikat gigi dan cuci muka. Waktu masih pagi sekali, aktivitas di JB Sentral masih belum terlihat. Dan kami lihat di peron tunggu ada beberapa orang beristirahat sambil duduk maupun tiduran. Akhirnya sambil kami menunggu waktu, kamipun menuju kursi-kursi kosong untuk melakukan istirahat sejenak. 
Alhamdulilah....kami dapat beristirahat sekitar 1,5jam di peron tunggu...lumayan untuk menghilangkan sedikit kelelahan. Dan tiba-tiba perutpun berbunyi...wah rupanya sudah meminta untuk di isi, kamipun mencari-cari restoran yang sudah buka...dan pilihan kami jatuh pada MC Donald....kami pesan paket burger 2, hot coffee dan hot milk. Waktu masih menunjukan pukul 8.30 pagi, aktifitas di JB Sentral mulai terlihat, orang lalulalang untuk berpergian ada yang ke kantor atau ke sekolah. Tapi kami masih tidak beranjak dari JB Sentral, karena tujuan kami kali ini adalah ke sebuah Mall. Dan biasanya mall-mall tersebut akan buka sekitar jam 10 pagi, jadi ada sekitar 1,5 jam menunggu mall tersebut dibuka.

Peron tunggu di JB Sentral (dok.blogspot orang)
Nah ini cerita lain lagi...kenapa kami mampir dulu di Johor Bahru ini. Ingat kan dengan teman malaysia kami yang sempat kami bertemu di KL Sentral namanya Ibu Jamilah. Yah...awalnya kami bermaksud untuk mampir ke rumah beliau di Johor Bahru, tapi pada saat kami sudah memesan tiket kereta untuk sampai di Johor Bahru, ternyata Ibu Jamie memberitahu kalau beliau ada seminar dan meeting di kuala lumpur selama 4 hari yaitu dari tanggal 21 - 24 Mei 2014, dan kebetulan ditanggal tersebut kami berada di Kuala Lumpur,  Nah jadilah akhirnya kami bertemu beliau di KL Sentral tersebut dan tidak jadi di Johor ini. 
Tapi dikarenakan kami sudah membeli tiket kereta api sampai di Johor, akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan dulu di sekitar Johor Bahru. Sebenarnya sih bukan jalan-jalan, tapi lebih tepatnya kami berbelanja pernak-pernik di Johor Bahru. Pernak-pernik yang kami maksud itu namanya Romantika, toko itu menjual pernak-pernik vintage dengan gaya english style. Sebenarnya ini adalah kesempatan yang dinanti-nanti oleh saya untuk dapat berbelanja pernak-pernik itu kembali. Karena pertama kali saya dikenalkan dengan pernak-pernik ini adalah di Tahun 2012 oleh teman malaysia saya "Ibu Jamie", saya langsung jatuh hati dengan barang-barang yang dijual ditoko tersebut, apalagi harganyapun tidak mahal. Wah rasanya kalau sudah ke toko tersebut pengin di beliiiii semuanya hehehehehe.....

Back to cerita plesiran kami....Setelah killing time di MC Donald, kamipun menyempatkan dulu untuk membersihkan badan kami, tapi di JB Sentral ini tidak ruang khusus untuk mandi seperti halnya di KL Sentral, jadilah akhirnya kami hanya mencuci muka, sikat gigi dan mengganti pakaian dalam maupun luar, tapi tidak mandi hehehehe...maaf yah....tapi sudah bersih kok, kan semuanya diganti.
Selesai bebersih badan dan mengganti pakaian kami, kamipun keluar dari JB Sentral untuk menuju tujuan kami yaitu Plaza Angsana, kami menggunakan bis yang melewati Plaza Angsana dengan membayar @ RM2. Sampailah kami ke Plaza Angsana, tapi karena Plaza tersebut berada di seberang jalan, akhirnya kamipun harus menyebrangi jembatan penyebrangan terlebih dahulu, sampai akhirnya kami tiba di Plaza Angsana. Ternyata Plaza tersebut belum buka, kamipun menunggu di depan Plaza tersebut sampai Plaza tersebut buka, sekitar jam 10:15. Kami Langsung menuju ke lt.5 dengan menggunakan lift. Tapi ternyata toko Romantikanya belum buka, akhirnya kami menunggu di food court yang berada di lantai tersebut. Sambil menunggu, kami hanya memesan Es airmata kucing yang merupakan kuliner asli malaysia yang belum sempat kami coba. Kamipun membelinya...sayang kami tidak sempet mendokumentasikannya. Untuk menjelaskan mengenai air mata kucing ini adalah air yang diberi gula kemudian didalamnya terdapat buah klenkeng, nata de coco dan juga selasih, rasanya manis dan segar. 
Gak berapa lama kemudian kami menunggu, toko romantikapun buka, tapi suami saya bilang, kalau dia menunggu saja di food court ini, jadilah akhirnya saya yang pergi sendirian ke toko tersebut untuk berbelanja pernak-pernik yang saya inginkan.

Toko Romantika di Plaza Angsana

Barang-barang yang terlihat dari luar.......lucu-lucu kannnn....
Ini barang2 dari romantika yang kami beli....banyak yang suka logh....

Setelah saya puas berbelanja di romantika, sayapun kembali ke foodcourt untuk menemui suami saya. Kami sempatkan untuk makan dulu di foodcourt itu, kami mencoba menu Indonesia yang dijual disana, namanya Bakso Solo, tapi kami tidak mencoba makan bakso, kami mencoba menu lainnya yaitu Rujak Cingur dan Gado-Gado...logh kok ada...iya..ternyata penjualnya adalah asli orang Indonesia yang merantau ke Johor, mereka sepasang suami istri berasal dari gresik, sempat kami mengobrol-ngobrol dengan mereka. Dan ternyata mereka sudah merantau sekitar 10 tahun di negeri orang...wah salut juga yah....sayang kami tidak sempat mendokumentasikannya, tapi cukup senang juga bertemu dengan orang senegara di negeri orang.
Selepas menyelesaikan makanan kami, kamipun mengakhiri berbelanja di Plaza Angsana ini, tapi dikarenakan suami saya ingin melakukan sholat Jum'at terlebih dahulu,karena memang waktu telah menunjukan pukul 1 siang. Akhirnya sayapun menunggu suami saya di halte dekat Mesjid tempat suami saya melakukan sholat Jum'at.
Menunggu My Darl sholat Jum'at di Halte dekat Plaza Angsana

Gak berapa lama, sholat Jum'atpun selesai, kamipun melanjutkan perjalanan kami menuju ke Singapura. Untuk ke Singapura, kami harus menuju ke terminal Larkin terlebih dahulu,karena disana banyak transportasi bis yang akan menuju ke Singapura. Kamipun menggunakan Taxi ke Terminal Larkin. Sesampainya di Larkin, saya sempatkan dulu untuk menjamak sholat Dzuhur dan Ashar. Kemudian kami menuju ke peron tunggu Bis yang menuju ke Singapura. Kami menggunakan Bis SBS Transit No.170. Bispun segera berangkat menuju ke Singapura. Tapi perjalanan kami menuju ke Singapura ini, kami harus melewati dulu Checkpoint imigrasi di JB Sentral dan Singapura.

Nah..sekedar informasi..jika kita telah menggunakan Bis No. 170 ataupun yang lainnya, jangan lupa tiket Bis tersebut jangan dibuang, karena nanti pada saat kita berada di Checkpoint pertama di JB Sentral, kita diharuskan untuk turun dari Bis tersebut dengan membawa semua barang-barang kita menuju checkpoint imigrasi. Karena Bis tersebut tidak menunggu kita melewati checkpoint imigrasi tersebut. Setelah kita melewati imigrasi di JB Sentral, kita akan keluar menuju pemberhentian bis lagi dan mengantri untuk menunggu Bis dengan no. yang sama. Begitupula pada saat kita melewati checkpoint imigrasi di Singapura. Jadi nanti kita akan turun naik Bis di setiap checkpoint.

Alhamdulilah setelah melewati 2 kali checkpoint imigrasi di Malaysia dan Singapura, akhirnya kamipun sampai di Singapura. Tapi dikarenakan kami menggunakan Bis SBS Transit No.170 jurusan Kranji, kamipun turun di MRT Kranji.
Untuk menuju hotel kami yang berada di daerah Bugis, kami harus menggunakan MRT terlebih dahulu. Kamipun membeli tiket MRT di mesin tiket yang telah tersedia.

Mesin tiket di sekitar MRT

Tiket Single Trip
Cara menggunakan mesin tiket
Rute MRT Singapura

Oiya, disini saya sempat salah beli tiket....(padahal sudah berpengalaman, tapi tetap ajah masih salah hehehehe...maaappppp yah...)
Pada saat saya membeli tiket itu, seharusnya saya mengarahkan ke Bugis dengan transit dulu ganti line di halte interchange di Citi Hall, tapi saat itu, saya hanya menekan mesin sampai dengan Citihall. Yang seharusnya kami hanya mengganti jurusan kereta,akhirnya kami harus keluar terlebih dahulu untuk membeli lagi tiket untuk jurusan Bugis, caranya dengan men top up tiket yang sudah ada.....hehehehe....maaf yaaaa suamiku...guidenya dah kecapean nih....untung suamiku memakluminya hehehehe....

Oiya, kartu single trip ini, bisa digunakan sampai dengan 6 kali penggunaan dengan men-top up kartu tersebut. Setelah lebih dari 6 kali, kita bisa mengeluarkan lagi kartu tiketnya itu dari mesin tiket yang ada. 
Sampai akhirnya kamipun tiba di MRT Bugis. Nah..disini ada cerita seru lagi.....
Sebagai seorang guide...jiaahhh.....Saat saya memesan hotel, saya berpatokan bahwa hotel saya tersebut dekat dengan MRT Bugis, tapi saya tidak memperhatikan sebelah mana dari MRT Bugis tersebut. 

Dan sebagai pertimbangan untuk para blogger yang baru pertama kali ke Singapura juga. Setiap kita keluar dari MRT tersebut, kita diberi petunjuk keluar yang begitu banyak. Contohnya di MRT Bugis tersebut, petunjuk keluarnya itu ada yang mengarah ke Bugis Junction, Victoria Street, Rochor Street, dan jalan-jalan yang lain. Disini kita harus perhatikan, kedekatan hotel kita itu dengan jalan-jalan tersebut. Atau Jika kita ingin menuju patung Merlion, kita harus perhatikan kita turun di halte MRT yang mana dan keluar di jalan apa yang paling dekat dengan patung Merlion.Karena penunjuk arah keluar di setiap MRT itu banyak alternatifnya, jadi jangan sampai kita salah keluar, ternyata tujuan yang kita maksud bukan ditempat keluar yang tadi, tapi ditempat keluar yang berbeda. Karena jaraknya lumayan juga jika kita salah keluar dari MRT.
Dan yang pasti juga, kita harus selalu membawa peta. Meskipun saya sudah ke3 kalinya ke Singapura, tetap sayapun harus melihat peta untuk memastikan saya keluar ditempat yang sesuai.

Oke..back to plesiran tadi...Kamipun ternyata keluar dari MRT dengan jurusan yang salah. Akhirnya menuju hotel kami itu berasaaaa jauuuhhh sekali dari MRT Bugis tersebut. Padahal menurut informasi dari hotelnya bahwa MRT itu hanya sekitar 5 menit dari hotel kami. Tp dikarenakan salah, akhirnya kami harus berjalan melewati Victoria street arah arab street, kemudian melewati Rochor street. Baru akhirnya skitar sejam kami bertemu dengan beach road dan hotel kami. Dan ternyata, setelah kami sadari, seharusnya kami itu keluar dari MRT ke arah Bugis Junction. Karena kalau kita keluar ke Bugis Junction, jarak hotel kita itu tidak terlalu jauh......hehehehehe...okelah pengalaman di hari pertama di Singapura...
Finally...kamipun akhirnya sampai di hotel. Untuk  melakukan checkin kami harus menuju lobi hotel di lantai 2, liftpun melaju menuju lantai 2, pada saat pintu lift dibuka, ternyata loby hotel kami itu telah dipadati banyak orang yang akan checkin, kamipun keluar dari lift menuju resepsionis untuk melakukan checkin....dan ternyata setelah dilihat orang-orang yang memadati resepsionis tersebut adalah rombongan teman saya yang bernama aries (lihat cerita trip to KL Day 2)...wah kamipun tertawa bersama-sama....karena kami sempat ber "say good bye" di checkpoint JB Sentral, ternyata bertemu kembali di Singapura di hotel yang sama hahahahaha....pengalaman yang seru dan lucu...... :))

Setelah tertawa bersama dan melakukan checkin  bersama-sama rombongannya aries, kamipun masuk kedalam kamar masing-masing. Kami mendapatkan kamar di Lantai 4. Sedangkan rombongannya aries ada yang di lantai 3 dan di lantai 4 juga.
Wah...lumayan....istirahat sejenak dikamar....sambil terus tersenyum memikirkan pengalaman yang baru saja terjadi hehehehehe....
Oiya kami menginap di hotel yang bernama 85 Beach Garden Hotel, kamarnya lumayan dan sekeliling hotel banyak cafe-cafe dan dekat dengan MRT Bugis melalui Jalan Rochor maupun dari Bugis Junction.

Jam 7 malam tiba, kami sudah sempatkan untuk beristirahat dan mandi, kamipun keluar kamar untuk menuju ke Bugis Street mencari makan malam. Kami hanya berjalan kaki sekitar 5 menit ke arah Bugis Street. Kami melewati Bugis Junction, menelusuri ke belakang, kemudian menyebrang jalan ke arah Bugis Street. Di Bugis Street kami sempatkan untuk berbelanja oleh-oleh khas Singapura. Oiya di Bugis Street ini adalah tempat perbelanjaan murah meriah untuk oleh-oleh khas Singapura, ada gantungan kunci dengan harga $10 mendapatkan sekitar 24 gantungan kunci, ada kaos Singapura seharga $10 sebanyak 3 atau 4 tergantungan ukuran, Tas-tas dan dompet khas singapura, hingga ke makanan. Kami menuju ke foodhall di belakang Bugis Street. Suamiku tetap mencari makanan yang halal, akhirnya jatuhlah kepada menu satay ayam dan nasi ayam penyet yang berada di area belakang foodhall. Untuk makanan kali ini, kami tidak terlalu mengomentari banyak, karena rasanya tidak terlalu sesuai dengan lidah kami. Meskipun namanya satay ayam dengan kuah bumbu kacang, tapi rasanya ada sedikit rempah-rempah, dan tidak manis seperti sate di Indonesia. Sedangkan Ayam penyet disini, seperti halnya chicken rice dengan sambel yang tidak terlalu pedas, malah cenderung manis.

Bugis Street

Suasana di Bugis Street

My Darl..iseng berpoto di depan Adult Shop yang menjual berbagai macan jenic kondom...ups...
Setelah menyelesaikan makan malam kami, kamipun menuju ke MRT Bugis melalui Bugis Junction untuk menuju ke Area Marina Bay Sand. Kami membeli tiket dengan jurusan ke  Rafless Place, karena kami ingin keluar dari MRT Rafless Place dengan menelusuri dulu daerah Clarke Quay, baru menuju ke Marina Bay sand yang ada patung Merlionnya. Kami sempatkan untuk berpoto-poto di sekitar Clarke Quay, kemudian kami teruskan jalan kaki ke belakang hotel Fulerton dan menyeberangi jalan menuju ke Patung Merlion dengan melewati gedung theater esplanade.

Marina Bay Sand di malam hari...

Clarke Quay District

Clarke Quay District
Patung Merlion

Sesampainya kami di Patung Merlion, banyak pengunjung yang telah memadati patung Merlion tersebut. Kamipun sempatkan untuk berpoto-poto. Dan sambil menunggu atraksi lacer dance dari Marina Bay Sand sekitar jam 9 malam, kamipun duduk-duduk di sekitar coffee shop diarea One Fulerton.
Di One Fullerton
Memang atraksi dari Laser Dance ini diadakan setiap malam sekitar jam 9 malam secara gratis untuk umum. Dan..finally...atraksipun dimulai, kamipun duduk menyaksikan atraksi tersebut. Pertunjukan yang sangat indah dengan permainan laser yang diiringi alunan music. Singapura ini memang benar-benar memanjakan wisatawannya dengan suguhan yang begitu mempesona.....
Tapi maaffff banget..ternyata video untuk laser dancenya tidak bisa upload, jadi kami tidak bisa memperlihatkan kecantikan dari atraksi laser dance tersebut.
Finally atraksi laser dancepun selesai, kamipun beranjak dari tempat duduk kami untuk menuju ke hotel untuk beristirahat dengan menggunakan MRT.
Melewati pertokoan di bawah jalan menuju MRT yang mulai sepi dan sudah banyak yang tutup, akhirnya kamipun sampai di hotel kami untuk beristirahat, melepaskan lelah karena seharian sudah melewati berbagai perjalanan.....untuk dapat meneruskan kembali plesiran kami di esok hari....
Tunggu kami besok yah....Good Night.....

Budget hari ini.
Di JB
Sarapan di Mc D                                             RM8
Bis ke Angsana @RM2                                   RM4
Makan di Foodcourt Plaza Angsana                  - (lupa)
Beli oleh-oleh pernak pernik                             RM130
Beli air mineral                                                  RM1,2
Naik Taxi ke Terminal Larkin                            RM10
Beli PopMie Malaysia 2                                    RM3,5
Naik Bis SBS Transit 170 utk 2 org                  RM5
Total                                                                 RM161,7x Rp.3.650 = Rp.590.205

Di Singapura
Beli Roti                                                          SGD2,4
Naik MRT Kranji -Citihall @SGD2,2             SGD4,4
MRT Citihall to Bugis @SGD1,2                    SGD2,4
Makan Malam di Bugis Street Satay                SGD10
Makan malam di Bugis Street Ayam Penyet     SGD5
Minuman                                                         SGD4
Oleh-oleh Gantungan kunci 24 buah                 SGD10
Oleh-oleh Tas Singapura 4 buah                       SGD10
Oleh-oleh Dompet Singapura 2 buah                SGD10
MRT Bugis to Rafless Place @SGD1,4           SGD2,8
Air Mineral                                                      SGD1,2
Coffee Shop                                                    SGD10
MRT Rafless Place to Bugis @SGD1,4           SGD2,8
Total                                                               SGD75 x Rp.9.400 = Rp.705.000

Total keseluruhan hari ini Rp.1.295.205